Tampilkan postingan dengan label Sprout. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sprout. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Oktober 2012

Sinopsis Sprout Ep.12 - FINAL



1 tahun setelah Souhei pergi meninggalkan rumah Miku. Kamar yg dulu ditempatinya sampai sekarang masih kosong. Miku berangkat sekolah sendirian dan menatap langit dan mengingat 1 tahun yang telah dilaluinya tanpa ada sesuatu yang berarti.



Di lokasi yang lain tapi masih di sekolah, seorang Cowok mengajak Miyuki untuk pergi kencan tapi kemudian di tolak oleh Miyuki. Takeru yang mengintip kejadian tadi jadi tertawa bahagia melihatnya. “yess..”teriak Takeru. Arata berkata klo Takeru harusnya jg mengungkapkan perasaannya pada Miyuki. “kamu juga harus menyatakan perasaanmu pada Kiyoka san”tantang Takeru pada Arata. Arata menjawab klo dia masih dalam proses persiapan untuk itu.





Miku berjalan bersama sahabat-sahabatnya saat dari arah yang berlawanan tampak Souhei dan Hayato berjalan ke arah mereka. Mereka berpandangan (Souhei, Hayato dan Miku) dan Souhei menyapa lebih dulu diikuti Hayato “hey” Miku menjawab tersenyum “pagi” Tapi Souhei dan Hayato tidak berhenti untuk berbicara padanya, dan segera melanjutkan langkahnya. Miku melirik kepergian mereka berdua. Kata hati Miku “kami sekarang kembali menjadi hanya seperti teman satu kelas biasa”



Souhei sekarang ditunjuk menjadi kepala kaptain di team soccer disekolahnya. Haruka yang menjadi manager team mengucapkan selamat padanya dan berharap Souhei dapat bekerja dengan baik.



Saat pulang bersama sahabatnya Miku menggoda temannya yg sedang ditelp pacarnya
“wah pasangan yang sedang kasmaran”
“Miku kapan kau akan mencari pacar lagi”
 “hmm... aku kan tidak populer”
“sejujurnya itu karena kau tidak bisa melupakan Fated Person kamu itukan?.. yang aku maksud Narahashi-kun (Souhei)”
“ohh iya.. bukankah Narahashi kun itu Fated Personnya Miku?”
Miku hanya tersenyum mendengarnya. Miku teringat genggaman tangan Fated Personnya waktu itu saat melewati tangga halaman sekolahannya. Ternyata dihalaman sekolah itu, souhei dan teamnya sedang berlatih soccer.
“kau percaya kan klo suatu hari nanti kau akan bersatu dengan Fated Personmu itu kan?”
“Miku bukankah kau bilang bahwa kau ingin memiliki cinta pertama yang abadi?”
Miku menjawab dengan tersenyum “aku yang salah.. Narahashi bukanlah My Fated Person.. itulah mengapa kami tidak bisa bersatu”

Miku dan teman-temannya melanjutkan berjalan. Souhei tanpa sengaja melihat Miku, ia berhenti latihan dan memperhatikan Miku dari jauh. Melihat Souhei yg tidak berlatih Takeru memperhatikan Souhei yang sedang memperhatikan Miku.






Selesai latihan Takeru berkata pada Arata “hey apakah sampai saat ini Souhei masih menyukai Ikenouchi? Saat kita pikirkan lagi semuanya menjadi mkn jelas alasan dia putus dengan Miyuki dan Alasan dia tidak kencan dengan siapapun setelah itu semua”

Miku pulang kerumah, digerbang rumahnya ia melihat sepeda Souhei disana. Ia bergegas masuk kedalam rumah.


Ternyata didalam rumah memang benar ada Souhei. Souhei tampak sedang makan sate . Ibu berkata klo saja dia tau Souhei datang maka ia akan masak makanan kesukaan Souhei. Taki san berkata klo dia mmg tiba-tiba ingin mengajak Souhei untuk datang.

Miku sangat bahagia melihat Souhei, ia selalu mencuri pandang ke Souhei dan tersenyum bahagia. Kata hati Miku “meski hanya seperti ini.. aku sudah merasa bahagia”




Saat acara makan-makan musim panas usai, Souhei mengambil sepedanya dan selalu memandang kebelakang seperti tidak mau meninggalkan rumah Miku atau seperti menunggu Miku mengantarnya pulang. Dan harapannya terkabul.. Miku berlari-lari kearahnya. Souhei jadi salah tingkah.



‘aku akan mengantarmu sampai ujung jalan sana” “itu tidak perlu”kata Souhei.
“hanya sampai sana kok”
“baiklah sampai sana”
“okay”
Mereka berjalan beriringan.
“aku dengar dari takeru kau menjadi kaptain ya?”
“iya bener”
“selamat ya.. smoga semua berjalan baik”
“thanks”
Kata hati Miku “meski banyak yang ingin aku katakan.. kata-kata itu tidak bisa keluar”




Sampai diujung jalan “aku senang semua sepertinya baik-baik saja”
“Iya. Souhei juga”
“selamat tinggal” kata Souhei menatap tajam miku.
Miku pun menatapnya. “iya” agak lama mereka terdiam seperti tidak mau berpisah.
 “ini pertama kalinya seperti ini ya?”
“eh??”
“ perpisahan kerumah masing-masing”
 “iya benar”jawab souhei “..aku pergi sekarang..”
 “okay..”
“bye..”
“bye..”

Kata hati Miku “kita tidak bisa kembali lagi... ke summer saat Souhei masih ada disini”






Pagi hari waktu Miku berangkat sekolah, dijalan ia bertemu Miyuki. Mereka berbicara dibawah pohon disekolahnya.

“sudah lama ya kita pernah berbicara seperti ini”kata Miyuki “iya kita berbicara banyak saat kau menginap dirumahku” “iya serasa seperti rekreasi sekolahan.. sebuah kenangan”kata Miyuki.

Miyuki menatap tajam Miku membuat miku terheran dan salah tingkah.
“Miku-chan, apakah kau masih mencintai Souhei?”tanyanya
“ehhh??” Miku terkejut dan salah tingkah. “aku tidak menyukai Souhei seperti itu atau apapun.. sejak dia berhenti kost dirumah kami. Kami hanya seperti teman kelas biasa saja”ingkar Miku terbata-bata dan gelisah.


Miyuki tersenyum menatap Miku “miku-chan kau tidak pintar berbohong... saat itu aku ingin menjadi Miku-chan dan aku sangat iri pdmu....... Tapi aku tidak ingin menjadi Miku-chan yang sekarang karena Miku-chan kau sudah menghentikan waktu saat 1 tahun lalu dan mungkin Sou-chan juga. ......Apakah kau rela klo Sou-chan kencan dengan orang lain?”



Miku menerawang sebentar dan menjawab “itu terserah keputusannya Souhei”
 “apa kau yakin?” nada bicara Miyuki kecewa dengan jawaban Miku. “..menurutmu kenapa aku putus dengan Sou-chan?”kata Miyuki dengan penuh emosi dan menggoncang-goncangkan badan Miku. “Miku kau harus maju selangkah!” jika kau tidak melakukannya, itu berarti blom berakhir untukku juga” Miku merenung sebentar dan segera berlari..


Di aula sekolahan Hayato mengajak Souhe bertemu “apa yang ingin kau katakan?”tny Souhei pada hayato.



“kenapa kau tidak bersama miku?”tny Hayato.
Souhei jd bingung dengan pertanyaan Hayato.
“.. bukankah kau masih menyukainya?”
 “apa yang kau katakan tiba2 seperti ini?”Kata Souhei gelisah dan menghindar. . “aku tidak menyukai Miku seperti itu atau apapun..”ingkar Souhei (sama seperti jawaban Miku saat ditanya Miyuki.)

Hayato tersenyum pahit “kau tidak perlu berbohong lagi. Kau harus cepat dan pergi menyatakan perasaanmu”
Souhei tertunduk mendengar kata-kata Hayato. “semuanya baik-baik seperti apa adanya”jawab Souhei akhirnya. “meski aku pikir aku akan bersama Miyuki selamanya, tapi aku tdk mampu melanjutkan perasaan ini.”
“apa kau pikir Miyuki bahagia dengan itu?”tny Hayato “...apa kau rela klo Miku kencan dengan orang lain?”tny Hayato juga msh sama dengan pertanyaan Miyuki pada Miku.
Souhei melihat Hayato kemudian menerawang dan menjawab “ ya.. jika itu membuatnya happy”
“apa kau benar-benar berpikir seperti itu?”kata hayato emosi.
“ya” ucap Souhei sekali lagi. Hayato mendekati Souhei dan mencengkram bajunya. Hayato tak dapat menahan diri, ia memukul Souhei sampai Souhei terjatuh.


“apa kau tau apa yg aku dan Miyuki rasakan saat putus dengan kalian?!! Biarkan aku ikut bahagia krn putus dengan Miku”
“ehhh??” Souhei menatap hayato heran.
“Jika dia tidak bahagia maka aku juga tidak bahagia”kata hayato lirih. Souhei terdiam menunduk, mengerti arah pembicaraan Hayato. Perkataan Hayato membuka pikirannya dan Souhei berlari meninggalkan Aula.

Miku berlari terus menuju sekolahnya dan menaiki tangga dengan cepat. Karena tidak hati-hati kakinya tidak menapak tangga dengan benar sehingga Miku terjatuh.
“ouchh.. sakit..”rintih Miku sambil duduk ditangga melihat kakinya. Tiba-tiba seseorang datang dan mengulurkan tangan kepadanya. Miku terkejut dia merasa dejavu dengan kejadian ini.


Miku tidak menerima uluran tangan itu segera. Tapi Miku memandang keatas, ke wajah orang yang menolongnya itu. Kali ini Miku bisa melihat wajah penolongnya itu dengan jelas. Dan orang itu adalah...... Souhei.!! Miku terus melihat Fated Personnya itu tanpa berkedip. Souhei tersenyum dan menatap Miku msh dengan mengulurkan tangannya. Mikupun mengulurkan tangannya pada tangan Souhei dan Souheipun menggenggam tangan Miku erat.







Miku bangun dari posisi duduknya ditangga. Mereka masih berpegangan tangan dan saling memandang tajam.
Miku dengan terbata-bata bekata pelan “ Souhei.. a..a...aku... “ “souhei tersenyum menunggu apa yang akan dikatakan Miku.





“Souhei.. Aku menyukai Souhei..”ungkap lirih Miku pada Souhei, Miku menunduk malu dan terisak “aku selalu... menyukai Souhei..”
Souhei tersenyum lega dan menatap Miku “Miku...” Miku yang menunduk menatap Souhei dengan airmatanya. Souhei langsung memeluk erat Miku. “miku... suki da yo (aku mencintaimu)... aku mencintaimu, miku” Miku menangis bahagia dan memeluk Souhei erat-erat.



Souhei melonggarkan pelukannya pada Miku tapi masih memeluk tubuh Miku sehingga jarak mereka hanya beberapa centimeter saja. Mereka saling memandang penuh cinta dan menyentukan dahinya satu dengan yang lain.
Kata hati Miku “cintaku dan cinta souhei akhirnya menyatu untuk pertama kalinya.







Mereka berjalan bergadengan tangan “sampai kapanpun.. apapun yang terjadi, aku tak akan melepaskannya. Itu yang bisa kukatakan sekarang.”




Tunas-tunas (SPROUT)pun mulai tumbuh seperti cinta Miku dan Souhei suatu hari pasti akan semakin bertumbuh, berkembang dan berbuah.

“MY FATED PERSON (JODOHKU)


THE END


NB : yahhh.. akhirnya selesai juga Sinopsis pertamaku..” gomen ne” jika jauh dari bagus.. hehehe.. pengalaman pertama.

Dibawah ini foto-foto di theme song saat awal episode dimulai yang belom aku masukkan sebelumnya..












Selasa, 23 Oktober 2012

Sinopsis Sprout Ep.11



Miku sedih mendengar Ibu Souhei meminta souhei untuk pulang ke rumah dan meninggalkan rumah Miku. Kata hati Miku “Esok tanpa Souhei belom pernah aku pikirkan sebelumnya”


Pada Hayato, souhei berkata alasannya dan Miyuki putus dan memberitahukan Hayato klo dia akan pindah dari rumah Miku.

Souhei kemudian janjian dengan Miyuki dan membawa barang yang dipinjam dari masing-masing mereka. Miyuki dan Souhei berbicara seperti teman biasa, normal dan tidak canggung lg.



Arata dan Takeru sedang berbicara mengenai putusnya Souhei dan Miyuki, diam-diam Haruka senior/manager tim mendengarnya. Haruka bertemu dengan Souhei yang sedang latihan dilapangan dan ingin berbicara dengan Souhei setelah usai latihan.

Usai latihan Souhei menemui Haruka “ senior apa yang ingin kau biacarakan?” Haruka tidak menjawab hanya menatap Souhei lama. “apa yang terjadi?”tanya Souhei “bukankah yang ada masalah adalah Souhei?”kata Haruka menatap tajam Souhei. Souhei pun menjadi kikuk dengan pertanyaan dan pandangan mata Haruka. “aku tidak bisa melihat kau memaksakan senyuman terus” “sekarang itu sdh bukan masalah, aku sudah bisa tersenyum sekarang”jawab Souhei “apakah tidak sakit lagi?”tny Haruka “aku baik-baik saja” Haruka menatap Souhei tajam.. “.. Souhei..”bisik Haruka. Souhei menatap Haruka dan tiba2 saja Haruka mencium Souhei, Souhei hanya terdiam dengan ciuman tiba2 itu.


Aku mencintaimu Souhei”ungkap haruka.
Souhei bangkit berdiri dan menundukkan kepalanya “maaf” kata Souhei krn tidak bisa membalas cinta Haruka dan pergi dari sana.



Miku gelisah dan berulang kali melihat kamar Souhei, kemudian ia menelepon sahabatnya dan curhat tentang perasaan cinta yang dia rasakan. Sahabatnya mengatakan bahwa mencintai seseorang berarti hanya memikirkan tentang orang itu, tersenyum, menjadi berisik, dan mudah cemburu.. gampang cemburu juga.. perasaan yang tidak bisa kau tahan. Saat itu tiba-tiba souhei datang. Kata hati Miku “jadi hanya ada satu cinta sejati”

Saat sedang membantu ibu memasak didapur, ibu mengatakan kalau Souhei akan meninggalkan rumah untuk pulang kerumahnya sendiri satu minggu lagi. Mendengarnya Miku terkejut karena secepat itu ia akan berpisah dengan Souhei. Kata hati Miku “Souhei akan menghilang”

Souhei sedang dibalkon kamarnya sendirian menghirup udara malam dan sesekali Ia melihat balkon kamar Miku sepertinya ia jg memikirkan Miku.



Didalam kamar Miku menatap fotonya dengan Hayato dan meneteskan airmata “seandainya aku bisa menulis ulang cinta dengan cinta maka cintaku adalah Souhei”



Miku mengajak Hayato bertemu. Sambil berjalan pelan Hayato bertanya “apa yang ingin kau katakan?” “umm.. aku..”kata Miku ragu-ragu. Hayato menatap Miku dan berkata lirih “ayo kita putus... itukan yang akan kau katakan kan?” “.. aku tau itu, krn semua terbaca dari wajahmu”bisik Hayato “aku tidak menyesali semuanya..”lanjut Hayato.

‘semuanya itu adalah dari Hayato..”kata Miku “...kata-kata cinta pertama, kencan pertama, pegangan tangan. Semua itu..Hayatolah orang pertamanya. Aku bahagia orang itu adalah hayato.”miku berkata-kata dengan menangis. Hayatopun sedih harus putus dengan miku dan memaksakan senyuman dibibirnya.



Dirumah ada pesta perpisahan dengan Souhei dengan penghuni rumah semua. Ibu memasak makanan kesukaan Souhei dan banyak sekali makanan hari itu. Souhei memberi sambutan perpisahan dengan orang rumah dan berkata alasan utamanya dulu keluar dari rumah adalah karena ia melarikan diri dari keadaan rumah dan emosi ibunya yang tidak setabil setelah bercerai dengan ayahnya. Meski Souhei sangat senang tinggal dirumah miku tapi mendengar suara ibunya yang menangis dan kesepian ia menjadi tidak tega. Jadi itu alasannya dia pulang ke rumah. Taki tiba2 menangis, membuat yang lain menggodanya dan suasana yg tadinya serius menjadi cair lagi. Miku beberapa kali mencuri pandang Souhei disebelah kirinya.



Miku melihat Souhei menikmati malam terakhirnya di teras rumah, ia pun menawarkan teh barley pada Souhei. Mereka duduk bersisian diteras rumah.
“summer akan berakhiir”kata Souhei
 “iya.. aku belom mengembalikan lonceng anginmu”kata Miku
 “tidak apa-apa.. pasang lagi saja ditahun depan” “thanks.. pasti akan kulakukan”
kata hati Miku “tapi Souhei sudah tidak akan ada disini lagi”
Miku menatap Souhei dari samping dengan sangat sedih dan hampir menangis
“jarak terdekat seperti ini, suasana dan rumah saat bersama Souhei akan berakhir hari ini”

\

Merasa diperhatikan Souhei menoleh pada Miku. Miku yang tidak bisa menahan airmatanya memegang lengan kanan Souhei dan langsung menangis. “tlg pinjamkan lenganmu sebentar”pinta Miku terisak. Ia menangis diatas lengan Souhei. Souhei hanya bisa memandang Miku dengan sedih pula.






Kata hati Miku “jangan pergi...... tolong jangan pergi....”

“summer bersama Souhei berakhir sekarang!”