Jumat, 08 April 2016

Heroine Shikaku - Part 4 Ending



Hatori sudah bahagia dengan hidupnya sekarang.Ia punya pacar yang ganteng dan perhatian padanya.
Saat kousuke mau berulang tahun, hatori menyusun rencana bersama nakajima untuk membuat pesta kejutan ulang tahun untuk Kousuke.

“Rencana kejutan?” tanya nakajima
“Ya!Ulang tahun Hiromitsu-kun bersamaandengan darmawisata sekolah kita.Karena itu jadi sebuah kejutan, kita harus merayakannya.Dan aku akan memberikan hadiah sebagai pacarnya, bagaimana menurutmu?” kata hatori berapi-api saat mereka dikantin sekolah.

“hum” gumam Nakajima yang tidak begitu antusias.



“Kau tak akan menyarankan padaku suatu rencana rahasia atau mengatakan aku bodoh?” tanya Hatori heran, biasanya sahabatnya itu akan memberikan ide-ide bagus padanya atau bahkan mengomelinya. Tapi nakajima yang sekarang hanya diam saja.

“Karena hubunganmu baik-baik saja dan lancar, aku tak perlu mengatakan apapun.Hiromitsu-kun baik karena dia memilihmu sungguh suatu yang disesalkan” sindir Nakajima.

“NA-KA-JI-MA !”

“Ini jauh lebih baik dari masalah sebelumnya. Saat ini, aku tak akan mendengar soal Terasaka-kun,lagi 'kan?”

“Tentu saja!Aku yakin 2000 % bahwa hatiku adalah milik Hiromitsu-kun!” sahut Hatori.

“ehh Sungguh?” seru Kousuke yang ternyata duduk dimeja belakang hatori. Ia membu ngkuk disebelah Hatori dan berbisik “ Aku menantikan, kejutanmu.”
“ya” angguk Hatori
Kousuke lalu keluar kantin.Hatori melambai mesra pada Kousuke.



Tanpa mereka sadari ternyata Rita sedang memperhatikannya. Walau bagaimana selama ini Hatori selalu ada disisinya komplit dengan gangguannya, manjanya, dan keceriaannya. Sekarang ia hanya bisa melihat hatori yang masih bisa ceria tanpa ada dia.

“Jadi! Sekarang waktunya memikirkan "Rencana Kejutan!"” kata hatori melanjutkan pembicaraannya lagi pada Nakajima

“Apa kau paham yang dimaksud kejutan?”
“Nakajima bodoh.Jika ingin spektakuler, kejutan harus sepertiperayaan. Kita akan tinjau kembali dari awal!” omel Hatori



Darmawisata sekolah mereka ada disebuah lokasi yang sedang bersalju.Hatori dan teman-temannya girang melihat pemandangan salju yang mengelilinginya.  Mereka langsung berlarian diatas salju itu untuk bermain-main

“Salju!! … Salju!!” teriak Hatori senang.

Hatori mencari Kousuke dan saat melihat kousuke sedang bermain ski, ia langsung melambaikan tangannya dengan hebohnya
“Hiromitsu-kunnnnn ! “ Hatori melihat kousuke sangat lincah bermain ski seperti seorang professional. “Dia keren sekali!” gumamnya kagum

“Dia sok pamer sekali.” Kata nakajima disebelah hatori.



Hatori, Kousuke dan nakajima menaiki semaca lift untuk naik ke puncak atas permainan ski.
“Hatori-chan, bagaimana menurutmu ski? “ tanya temannya mengambil video mereka.
“Menyenangkan sekali!” sahut Hatori girang.



Hatori dan Kousuke selalu bersama. Mereka terlihat akrab, mesra dan ceria. Dari jauh Rita terus memperhatikan mereka berdua.

Adachi yang ada dibelakang Rita melihat cowok itu sedang memperhatikan pasangan hatori dan Kousuke.Adachi lalu mengajak Rita untuk masuk ke dalam.

Saat itu Hatori sedang melihat sekelilingnya dan matanya menangkap kebersamaan Rita dan Adach itu.




Rombongan mereka lalu masuk ke sebuah toko souvenir.Hatori melihat-lihat dan menemukan barang yang pernah dia miliki saat kecil.

“Ini dia!Bokutto!”serunya riang.
“ahh.. Aku pernah beli ini saat SD.” Kata Kousuke.

“Aku membelinya saat SMP.” Ucap Hatori
“Serius kau membelinya?” tanya Kousuke tak percaya.

“Bagaimana denganmu?Ada sesuatu yang kau inginkan?” tanya hatori tentang hadiah yang diinginkan kousuke.

“Bagaimana soal kejutannya?” tanya Kousuke. Ia kemarin saat di kantin sempat mendengar klo Hatori akan menyiapkan kejutan untuknya.

Hatori cemberut “Aku tak bisa memutuskan.Aku tak tahu hadiah apa yang harus ku berikan yang akan membuatmu bahagia.Aku tahu kau akan bahagia apapun hadiahku dansaat memikirkannya aku bingung dan tak bisa memutuskan.” Gerutu Hatori manja.

Kousuke membuka HPnya dan menunjukkan foto didalamnya
“Tempat ini.Aku ingin kesini.”
Hatori melihat foto dengan pemandangan permainan bianglala ada disana.

“Malam nanti.Kita diam-diam kesana.” Bisik Kousuke
“Kau yakin?” tanya Hatori

“Sudah kuputuskan.”Sahut Kousuke tersenyum.

“Baiklah.” Angguk hatori.

Mereka tersenyum dan melanjutkan melihat-lihat souvenir di toko itu.


Kousuke melihat ada gantungan kunci yang lucu-lucu.Ia lalu menunjukkannya pada Hatori.

“ahhLucu sekali.” Seru hatori
“Hei. Ayo beli ini.Bukankah ini hal yang biasa dilakukan sepasang kekasih?” kata Kousuke tersenyum.

Hatori terlihat sangat bahagia.“Rasanya sekarang,aku seperti (heroin) pemeran utama.”

“Baiklah, aku ambil ini.” Ucap Kousuke mengambil gantungan kunci bentuk anjing.
“aku yang ini” hatori lalu mengamil gantungan kunci yang sama.



Mereka pergi ke kasir untuk membayar gantungan kunci itu.
“Permisi.” Panggil Kousuke
“Ya?” sahut ibu penjaga toko.
“Kami beli ini. “ kata Kousuke menunjukkan gantungan kunci itu pada ibu penjaga toko.
“Baik.”

Hatori juga memberikan gantungan kunci pada ibu itu tapi betapa terkejutnya ia saat melihat ibu penjaga toko itu.

“Ibunya Rita?!”



Seorang anak kecil lalu mendekati ibu Rita dan memanggil Ibu. Sepertinya anak kecil itu adiknya Rita dari suami ibu Rita yang sekarang. Hatori melihat ke jari ibu Rita dan melihat cincin berlian di jari ibu Rita.

2 orang anak gadis kecil kembar juga memanggil ibu Rita dengan panggilan Ibu. Hatori melihat ibu  Rita sekarang memiliki keluarga yang bahagia.

Hatori langsung memikirkan Rita.

“Apa-apaan keluarga bahagia ini?!Jika Rita melihatnya, bagaimana dengan dia?Menangis?Ingin tahu? Atau mungkin...Memilih mati?!!!” pikir hatori.




Hatori jadi tambah panik saat melihat Rita ternyata juga sedang ada didalam toko.Ia tak ingin Rita tersakiti.
“WHOAAAAA!!!!” teriak Hatori sekerasnya.Semua memperhatikan Hatori yang seperti orang histeris itu.

“Diluar!!!Nakao Akira ada diluar!” teriak Hatori berbohong
*NAKAO AKIRA- Aktor Jepang, Tokoh Pertelevisian

“Sungguh?!Dimana?!” teriak Nakajima yang ikut histeris.Ia langsung berlari keluar bersama teman-teman lainnya. Suasana jadi heboh luar biasa karena semuar berlari-lari.
“Nakao Akira!!”

 

Melihat temannya berlari keluar, hatori justri berlari ketempat Rita berdiri dengan paniknya dan melupakan kousuke yang disebelahnya.

“Rita!!Rita!! Rita!!Rita!!” panggil hatori.
Rita yang sudah lama tidak pernah bicara dengan hatori jadi heran gadis itu seperti orang histeris memanggil-manggil namanya.

Setelah ada didepan Rita, hatori langsung menarik tangan cowok itu.
“Rita, kau juga ikut bersamaku.”

Hatori menarik tangan Rita dengan kuat dan meninggalkan Adachi yang hanya bisa melihat dalam kebingungan.



Nakajima dan teman-teman yang berlari keluar toko melihat sekelilingnya tapi mereka tak menemukan sosok  Nakao Akira.

Hatori berhenti berlari setelah mereka ada diluar toko itu.ia mengatur nafasnya yang terengah-engah. Hatori terkejut melihat Kousuke menyusul dirinya dan berdiri disebelahnya. Adachi juga menyusul dan berdiri disebelah Rita.

“bukankah sudah waktunya kau melepaskan tangannya.” Kata Kousuke mengingatkan hatori klo kekasihnya itu masih menggenggam tangan Rita.

Hatori baru tersadar “Maaf.” Ucapnya pada Rita.

“Tidak perlu.” Jawab Rita.




Nakajima yang masih mencari-cari actor Nakao Akira malah menemukan sosok actor lain ada disana.
“Rokkaku Seiji!” teriak Nakajima
“Dimana?! “ tanya hatori

Nakajima menunjukkan posisi actor itu.“Sebelas sana!!Disana!!”
“Dia sedang memperbaiki sepatu! “
“Rokkaku Seiji!Ayo foto bersama!”
Hatori dan Nakajima berlari ke tempat aktor itu diikuti teman mereka lainnya.


Merasa dirinya dikenali actor itu langsung berlari menjauh.Nakajima dan yang lainnya langsung berlari mengejar actor itu.hatori juga ikut berlari mengejarnya.
Kousuke sampai heran teman-temannya sampai histeris seperti itu
“Apa pria itu memang sepopuler itu?” gumam Kousuke.Ia lalu pergi menyusul hatori.

Adachi tiba-tiba terduduk lemas disamping Rita.Cowok itu langsung jadi khawatir.
“Adachi.Kau tak apa?” tanya rita khawatir. “Kita cari tempat duduk.”

Kousuke mendengar seruan Rita dan ia menoleh memperhatikan Adachi. Rita memapah Adachi ke tempat duduk.
Adachi sempat melihat Kousuke memperhatikannya.

“Jadi begitu….” Gumam Kousuke setelah melihat  ekspresi wajah Adachi.




Malam hari di kamarnya hatori, gadis itu sedang berdandan secantik mungkin.Nakajima yang kesal karena Hatori terlalu lama dandannya.

“Apa tak masalah membuat pria yang berulang tahun menunggu?” gerutu Nakajima

“Sebentar lagi.” Jawab hatori sambil mengulaskan lipstick dibibirnya.

Nakajima mendekati hatori
“Saat nanti aku melihatmu lagi...adalah saat kau menjadi pacar sejati Hiromitsu-kun, 'kan?”
“Apa maksudmu itu?”

“Hei, Hatori.Kau tidak menyesal, 'kan?” tanya Nakajima menanyakan perasaan hatori yang sebenarnya.



Hatori selesai berdandan dan buru-buru pergi kelift.
“Mana mungkin aku menyesal” gumam hatori menunggu lift terbuka.
Hatori terkejut saat lift terbuka dan didalamnya ada Rita. Cowok itu juga berpakaian rapi sepertinya ia juga akan pergi ke suatu tempat.

Hatori dan Rita hanya terdiam, kikuk didalam lift berdua.
“apa kau baik-baik saja” tanya hatori gugup.
“Ya.” Jawab Rita.

“Kau mau kemana?” tanya hatori
“Ke kamar Adachi.Dia bilang kurang enak badan.” Jawab Rita

“ohBegitu.”
“Kau sendiri?” tanya Rita balik pada Hatori

“Aku...akan pergi untuk merayakan ulang tahun Hiromitsu-kun.” Jawab hatori
“oh Begitu?”

(spam foto dibuang sayang)



Mereka terdiam lagi. Lift terbuka dilantai 5. Mereka berdua melihat pemandangan diluar lantai 5 sangat luar biasa.Pemandangan langit yang berwarna orange.
Tanpa mereka sadari kaki mereka melangkah keluar lift untuk melihat pemandangan langit itu. Mereka teringat pemandangan sunset yang selalu mereka lihat diatas jembatan yang selalu mereka lewati sejak kecil.

“Perasaan ini... aku mengingatnya…ya benar… Pemandangan itu.” suara hati hatori

“pemandangan yang sama.” Gumam pelan Rita teringat masa kecil mereka saat melihat langit yang hampir sama ini.

“ehhh” hatori kaget Rita juga teringat masa lalu mereka.
Rita terdiam malu mengakui klo ia teringat masa lalu kebersamaan mereka.



“Ah...Baiklah, aku pergi.“ pamit hatori kikuk.

Ia lalu masuk kedalam lift. Ia melambaikan tanganya “bye..bye” ucapnya.

Rita mengarahkan kamera HPnya ke dalam lift, ke hatori tapi pintu lift sudah lebih dulu tertutup. 
Di Hpnya Rita hanya terlihat lift yang tertutup. Rita sedih dan kecewa.



Rita membuka-buka koleksi fotonya.Disana penuh foto pemandangan langit. Rita terus mengeser layar untuk melihat foto-foto selanjutnya dan disana ia menemukan foto hatori dalam segala keceriaan. 

Rita tersenyum dan mengeser layarnya lagi. Foto selanjutnya adalah foto selfie dirinya berdua dengan hatori. Senyumnya langsung hilang dan wajahnya jadi terlihat bersedih.


Didalam Lift hatori juga terlihat sangat sedih. Hatori teringat Kousuke yang sudah menunggunya. Ia segera berlari menemui Kousuke ditaman bermain.

Di taman bermain ternyata Kousuke sudah menunggunya. Cowok itu langsung tersenyum melihat hatori berlari ke arahnya.





Rita pergi ke kamar Hatori.Ia mencoba mengetuk pintu kamar adachi tapi gadis itu tak membukakan pintu untuknya.

Rita jadi khawatir telah terjadi sesuatu dengan Adachi. Rita mencoba memutar handle pintu ternyata pintunya tidak terkunci.
Rita masuk ke dalam kamar Adachi.
“adachi” panggil Rita mencari Adachi.

Rita mendengar suara Adachi yang sedang berbicara.
“Matsuzaki-san (hatori) sungguh menyebalkan.Memangnya kenapa dengan "karena kami teman kecil".Bilang jangan seenaknya menyentuhmilik orang lain, betapa bodohnya.”
Rita terkejut mendengar pembicaraan Adachi tentang hatori. Rita berjalan pelan menuju arah suara adachi.



“Kepribadiannya terlalu rumit, 'kan?Tapi karena dia sudah tak punya kesempatan,dia pergi ke pelukan pria lain.Dia hanya memikirkan diri sendiri, bukan?Dia tidak pantas untuk Terasaka-kun.Apa yang dia---“ 

Rita tak kuasa menahan emosinya.Ia langsung masuk ke tempat Adachi berbicara.
“Jangan bicara buruk soal Hatori!” Seru Rita. Ia langsung melihat seisi ruangan itu tapi ia tak menemukan orang lain disana. Jadi Adachi bicara sendiri.

“Tidak ada orang lain disini.” Kata Adachi yang sudah menyadari kehadiran Rita.
“Saat ini...Seperti inilah aku menghilangkan stressku dan membalas dendam pada mereka.Kecewa?Seperti inilah aku yang sebenarnya.Mau lebih kecewa lagi?
Sakitku hanya bohong.Pura-pura.” Kata Adachi dengan suara bergetar.

“Apa yang kau katakan?”

“Untuk menghentikanmu agar tak meninggalkanku. Aku berbohong.” Isak Adachi.

Ia berdiri dan berjalan mendekati Rita dalam tangis “Tapi, aku sudah lelah.Terasaka-kun...Meski kenyataannya akuselalu menginginkan bersama dirimu...sejauh mana aku harus melangkah dan berhenti?”Adachi tertunduk menangis sedih.

“ Ini salahku.Karena aku seperti ini. Aku membuatmu merasakan semua penderitaan ini.” Kata Rita bersalah.



Hatori dan kousuke menaiki bianglala. Kousuke melihat hatori sedih dan melamun. Hatori seperti memikirkan hal lain. Kousuke jadi ikut sedih.

“Oh, iya.Aku ingat.Ini.”kata hatori sambil memberikan gantungan kunci pada kousuke 

“Aku lupa mengambil gantungan yang kita beli hari ini.Sebenarnya Ada juga yang seperti ini di hotel.”
“Benarkah?”
“iya”

“Terima kasih.Hatori-chan.” Ucap Kousuke menunduk untuk mencium Hatori.Gadis itu langsung menutup matanya menunggu kousuke menciumnya.

Kousuke menatap wajah hatori lama dan  kousuke mengurungkan ciumannya. Hatori membuka matanya karena Kousuke tidak menciumnya segera.
Kousuke berdiri dan berpindah kursi didepan Hatori, membuat hatori jadi bingung.




“ini karena Kesalahanku...Kau harus merasakan semua ini.” Kata Rita sedih penuh penyesalan.

Adachi memeluk Rita dan menangis didada cowok itu “Tidak benar!Kau salah!Jika dulu aku tidak bertemu denganmu...mungkin aku akan selalu terganggudengan pandangan orang padaku.Selalu menjadi korban.Aku Tak akan tahu apa itu cinta.”

Adachi melepaskan pelukannya “Katakan dengan benar. Hal yang ingin kau
katakan padaku sebelumnya.” Ucapnya penuh keyakinan.




Kousuke menatap hatori “Hatori-chan.Jujur katakan padaku... tentang keraguan dihatimu.Saat ini...siapa yang ada dalam kepalamu?”

Hatori terdiam, ia teringat saat ia bersama Rita diatas jembatan. Hatori bergumam pelan “Pria itu... (Rita). Pria kesepian yang mencintai diri sendiri.Di tempat tinggi, seperti orang bodoh mengatakan aku suka dia. Saat SD, ku katakan padanya
kita harus membuat manusia salju besar.”

Hatori teringat saat itu dan ia tersenyum

“Rita berusaha melindungiku, tapi...karena dia tak pintar berbohong,dia juga kena omelan.Saat makan siang...dia memasukkan semua tomat ke dalam piringku.padahal, aku juga tak terlalu suka tomat. Persahabatan kami selalu naik turun."

Hatori menangis 

“Aku selalu...di dorong oleh Rita ke dalam lubang yang dalam. Kau yang mengulurkan tangan dan peduli padaku. Aku suka padamu, Hiromitsu-kun. Meski begitu...perasaan itu tidak lenyap..... Dari dalam hatiku... Aku mencintai Rita. “

 


Di tempat lain Rita juga teringat saat ia bersama hatori. Ia menjawab pertanyaan Adachi 

“gadis itu…. Meski aku selalu mengatakan dia pengganggu, dia tetap saja menempel padaku. Dia kasar, terus terang dan super bodoh. Saat SD, dia mengajakku bermain salju...”

Rita tersenyum teringat saat itu 

“Karena membolos, kami dipanggil oleh guru. Bahkan sebelumnya, dia selalu menimbulkan banyak masalah. Kapanpun aku bersamanya, aku sering merasa kesal. Sebenarnya...Dimanapun atau bersama siapapun, dia bisa cocok dengan semua orang. Dia tidak membutuhkan aku....”

“Dia mudah menangis. Mudah marah. Dan mudah sekali memukulku. Untuk seseorang yang tidak memiliki apapun seperti diriku...Adachi, kau...kaulah orang yang membutuhkan aku. Kau mengatakan bahwa kau bisa berubah karena bersama denganku..... Tapi tetap saja.. perasaan itu tidak lenyap. Di dalam diriku...Aku mencintai Hatori...”
  


Rita membungkuk pada adachi “Tolong putuslah denganku.Maaf sudah melakukan hal kejam padamu.”
Adachi terisak “Memang kejam, bukan?”
“Maaf.” Ucap Rita masih membungkuk didepan Adachi.

“Tak akan ku maafkan.Tapi,pergilah...ke tempat Matsuzaki-san.” Ucap Adachi
Rita menatap Adachi dan melihat ke seriusan ucapan gadis itu.ia berbalik dan berlari pergi.




Hatori menunduk pada Kousuke “Maafkan aku.”

“Aku mengerti.Lebih seperti...aku mengerti.” Ucap kousuke pelan.

“Maafkan aku.” hatori menunduk meminta maaf.
“Mau bagaimana lagi.Karena cinta...tidak membutuhkan alasan. “

“Aku...pasti akan menyesali ini, 'kan?Karena itu,meski seandainya aku menyesal, kau harusmenemukan seseorang yang lebih baik dariku.” Isak Hatori.

Kousuke berdiri dan duduk disebelah hatori lagi.Ia lalu menghapus lembut airmata hatori “Kau pikir...siapa aku?” ucap Kousuke.

Kousuke melepaskan Hatori pergi.Gadis itu langsung berlari melewati kerumunan orang banyak.




Kousuke masih duduk dibianglala sendirian. Ia menatap kosong ke sekitarnya. Kousuke terkejut sendiri saat ia menyadari airmata menetes dari kelopak matanya.
“ahh…Yang benar saja?” gumamnya tak percaya ia bisa menangis. Ia segera menghapus airmatanya. “ahhh… ternyata aku sungguh mencintai dia.”
  



Rita berlari mencari hatori.Ia pergi menemui nakajima untuk tau keberadaan Hatori.
“Nakajima!”
“Apa?!”

“Dimana Hatori?”
“Itu... Hatori...”

“Dimana Hatori?!”
“Kenapa kau mencari dia?” tanya nakajima

Rita tidak sabar menunggu jawaban Nakajima “Ah, sudahlah!”
Rita lalu berlari pergi.

Tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat ibu kandungnya ada didepannya
“Rita?” sapa ibunya




Hatori berlari masuk kedalam hotel.Begitu melihat nakajima, hatori langsung mempercepat larinya ke arah gadis itu.
“NA-KA-JI-MA !”

Nakajima sudah tidak heran dengan ulah sahabatnya itu.ia hanya duduk cuek di kursi.
“Hei! Apa kau lihat Rita?” tanya hatori

“Tadi dia pergi dengan seorang wanita tua yang tidak aku kenal.” Jawab nakajima
Hatori langsung tau siapa wanita itu “Itu ibunya!” teriaknya panic. Ia takut Rita sedih , kecewa setelah bertemu ibunya. Ia takut Rita mengambil keputusan bodoh seperti bunuh diri mungkin?

“mereka pergi bersama.” Kata nakajima
“Kenapa kau tak menghentikan mereka?Kau sungguh bodoh, Nakajima!!!” omel hatori panic.
Hatori berlari pergi untuk mencari Rita.
“Hatori!Apa itu jawabanmu?” tanya nakajima tentang perasaan cinta hatori yang sebenarnya yang ditanyakannya di kamar tadi.
Hatori mengangguk “Ya.” Hatori lalu pergi

Nakajima hanya tersenyum “Sekarang siapa yang bodoh?” gumamnya sendirian.



Hatori berlari mencari-cari Rita dengan sangat khawatir.Ia sampai didepan sebuah halaman. Ia melihat sekelilingnya. Hatori melihat Rita sedang duduk dipinggir mercusuar yang sangat tinggi.Ia jadi tambah ketakutan.

“Rita!Kau baru saja ada disini dan sekarang kau ada di atas sana!Rita!!!” teriak hatori.
Hatori langsung berlari kea rah mercusuar itu “Jangan gegabah!Rita!!!Rita!!!”

Hatori terjatuh dan ia segera bangkit berdiri dan berlari ke tempat Rita lagi.
“Rita!!!Rita!!!Terserah jika kau membenciku.Aku tak peduli kau bersama Adachi atau siapapun!Tapi tindakanmu sekarang satu-satunya pengecualian!Itu Tak akan ku biarkan!!!”




Hatori sampai dihalaman bawah mercusuar. Halaman itu sudah penuh dengan lilin-lilin yang menyala.
“Rita?”
Hatori tambah takut Rita sudah mati jadi banyak lilin disana.
Hatori menggeleng-gelengkan kepalanya “Tidak mungkin.Aku tak menginginkan ini.
Aku tak mau! Tidak!Rita !!!” teriak hatori histeris sampai terduduk lemas. Hatori menangis.



Hatori mendengar suara orang mengambil foto dibelakangnya. Hatori menoleh dan melihat Rita berdiri disana sambil mengambil foto dirinya.

“Jika kau berteriak seperti itu...semua orang akan keluar.” Kata Rita
“Jangan melakukan hal yang aku benci, Dasar Bodoh!” teriak hatori
Rita tau hatori berpikir yang aneh-aneh saat melihatnya diatas mercusuar tadi.
“Tidak.Saat berada di tempat tinggi.Aku bertanya apa kau akan menemukanku.Tapi sebenarnya...akulah yang seharusnya menemukanmu.”



Hatori bangkit berdiri dan berlari mau memeluk Rita “Rita !”
Rita menghentikan langkah hatori yang mau memeluknya dengan menahan dahi hatori dengan tangannya.
“Kau...menyadari soal ibuku, 'kan?”
“Ya.” Angguk hatori

“Saat kau meneriakkan namaku (di toko souvenir sebelumnya) aku sudah tahu.”

“Apa kau menangis?” tanya hatori
“aKu katakan aku bahagia.”

“Apa kau syok?” tanya hatori lagi
“Tidak.”




Saat Rita bertemu dengan ibunya, wanita itu bertanya padanya
“Berapa usiamu sekarang?18?”
“19”
Ibunya lalu meninju perut Rita“Kau sudah besar.” Katanya tersenyum keibuan.
Rita pun tersenyum menghilangkan kekakuan mereka “Ibu kau kecil.”




 “Soal itu...aku syok.Di luar pikiranku aku baik-baik saja.Karena aku tak sendirian.
Karena...selalu ada kau disampingku.” Ucap Rita menatap hatori
“Kau yakin dengan keputusanmu?Aku ini kosong. Aku selalu menyakitimu.Dan pengecut.” Tanya rita.

Hatori berlari memeluk Rita “Rita yang seperti itu...adalah pahlawanku. Di seluruh dunia, kaulah satu-satunya untukku!”

Rita juga memeluk tubuh hatori erat. “seorang pahlawan yang tak bisa dipahami kan”

“Kau pahlawan sempurna untuk heroin gagal seperti aku.”

Salju turun tiba-tiba dan Rita mencium hatori lembut.Mereka tersenyum dan Hatori lalu membalas ciuman Rita dengan hangat.




Adachi berangkat sekolah seperti biasanya. Seorang cowok melihatnya dan mendekatinya “Selamat pagi.” Sapa cowok itu
“Selamat pagi.” Sahut Adachi dengan tersenyum ramah.
Cowok yang sepertinya menyukai Adachi langsung tersenyum senang.




Kabar putusnya hubungan kousuke dan hatori sudah menyebar jadi saat kousuke ke sekolah ada 2 orang gadis yang langsung mendekatinya.

“Kau sudah putus dengan pacarmu, 'kan?Sungguh?!” tanya gadis itu
“Ayo pergi main!” ajak mereka.
“Tidak bisa.” Jawab  Kousuke

“Kenapa?”
“Karena aku harus menemukangadis yang melebihi mantan pacarku” sahut kousuke percaya diri.



“Dia gadis karakter pemeran pembantu yang tidak menonjol di kelas..Gadis itu mengharapkan peran heroin/peran utama sejak awal, tapi Ia berhenti ditengah dan memilih menjadi teman.Tapi...Menjadi pemeran pengganti atau apapun...tak peduli apapun sebutannya.Di dunia ini, kita semua adalah heroin/ pemeran utama dari kisah kita masing-masing.”

Rita menunggu hatori di halaman sekolah saat melihat gadis itu, ia langsung memanggilnya “HATORI!”
Hatori melihat Rita dan tersenyum “Ya!”
  






TAMAT



11 komentar:

  1. Akhirnya happy ending juga.tapi critanya mirip2 sama certa manga yang lain ya mbak.ada apa aja ya.pokoknya aku pernah baca juga di blog mb eunike enny.intinya mesti cowoknya ada yang menyukai dengan berbagai alasan.tapi pada akhirnya bersatu juga dg heroin nya.gitu ya mbak...hehehe.makasih ya dah diselesaikan sinopnya.project selanjutnya apa ni....bisa request CLOVER g̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ ????

    BalasHapus
  2. ghamsahamnida ya Eunike Enny-ssi :-)
    aishhh ya sudah tidak apa* Eunike Enny-ssi klo orange nya gx bisa ,, :-)
    ditunggu sinopsis movie yang lainnya,,
    hwaiting Eunike Enny-ssi recapnya B-)

    BalasHapus
  3. Mb, kasih rekomendasi movie jepang yang bagus dong hhe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah nonton film yang ada dilist aku? kebanyakan yang di blogku ini film romance klo selain itu cek di website ini ya:

      http://www.filmku.net/category/japanese-movie
      http://forum.idws.id/forums/japanese-movie.434/
      disitu banyak film jepang selain film romance.

      Hapus
  4. Aku suka banget baca sinopsis jepang disini...seru2..diperbanyak yah mbak soal'a aku suka..oh yah btw klo mau download film'a dimana yah?aku jadi pengen nonton..tapi susah cari'a sekalipun ada sub'a dipisah dan aku bingung diapain hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebanyakan klo film luar memang subtittle-nya terpisah. gampang kok tinggal km buka subtittle terus km tarik ke media playernya misal pakai GOM Player.

      atau pilih add subtittle di Media playernya klo mutar filmnya pakai VLC dll

      klo mau download disini:
      http://www.filmku.net/category/japanese-movie
      http://forum.idws.id/forums/japanese-movie.434/


      Hapus
  5. Nah itu masalah'a aku pake hape ..biasa'a film2 kek gitu banyak diyoutube jadi gampang download tp kok film heroine kok gk ada yah ..bisa bantu gk mbak?pliss abis baca sinopsis'a jadi pengen nonton

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh maaf aku ga tau klo di youtube.. atau klo nggak nonton aja streaming di gooddrama text nya ada di filmnya langsung tp dalam bahasa inggris.
      Selain itu aku ga tau cara lainnya.. gomen..

      Hapus
  6. Thanks sinopnya.. Maaf selama ini jadi silent reader karna malu mau ngasih komen.. Semangat terus ya ka n semoga sehat selalu..

    BalasHapus