Kamis, 01 Januari 2015

Say "I love You" - Sukitte Ii Nayo - Part 4 (Ending)


Mei sekarang jadi tambah akrab dengan aiko dan asami. Mereka sering pergi bersama-sama untuk jalan-jalan atau ke cafe.


Yamato juga begitu, seperti biasa iya juga masih sering hang out bersama teman-teman cowok ke café.

Suatu hari saat yamato, nakanishi dan2 orang teman sedang makan tiba-tiba seorang gadis menyapa nakanishi.

“nakanishi?” sapa gadis cantik itu. para cowok langsung melihat gadis cantik itu.


“ah megu!” teriak nakanishi senang.
“lama tak bertemu, bagaimana kabarmu” kata Megu
Nakanishi teringat teman-temannya
“ah ini teman SMPku, Megumi-chan. Dia model yang sedang naik daun“ kata nakanishi memperkenalkan.

“konnichiwa” sapa megumi “ teman SMA-mu?”
“ya mereka teman-temanku” jawab nakanishi. Ia melihat dibelakang Megu ada 3 gadis cantik lainnya”mereka siapa?”

“teman sekolahku juga” jawab megu. Nakanishi dan para cowok menyapa gadis-gadis itu.
“ah boleh kami duduk disini?” Tanya Megu untuk bergabung dengan nakanishi dan lainnya.
“ah ide bagus” sahut nakanishi.

“apa kalian keberatan?” Tanya nakanishi pada para cewek lainnya. Cewek-cewek itu mengangguk setuju.
Mereka lalu duduk bersama.


Selesai makan mereka mojok sendiri-sendiri. Megu melihat yamato seorang diri jadi dia mendekati yamato.
“hai, yamato apa kau tertari jadi model? Editor majalahku sedag mencari model pria. Mau coba” Tanya megu
Yamato tersenyum “maaf, aku tidak tertarik”

Megu terlihat kecewa. Seorang teman cowokk lalu mengajak yamato untuk pulang dan yamatopun pamit pada megu. Gadis itu terus memperhatikan yamato.


Megu ternyat diam-diam mengambil foto yamato lalu ia memperlihatkannya pada agensinya. Wanita yang dulu pernah memberi kartu namanya pada yamato ternyata juga agensinya Megu. Mereka tertarik untuk merekrut yamato jadi model mereka.


Yamato akhirnya setuju menjadi model majalah itu hanya untuk pemotretan 1 hari. Ia memberitahu pada mei, asami dan nakanishi yang langsung bersorak senang, karena teman mereka menjadi model. Yamato mengajak mereka untuk datang saat pemotretan. 
Semua terlihat bersemangat kecuali Mei. Yamato senang saat Mei ternyata juga mau ikut melihat pemotretan yamato.


Saat istirahat Mei melihat majalah yang ada Megu sebagai modelnya. Megu memang sangat cantik dalam majalah itu.


Malam harinya Mei, asami dan nakanishi benar-benar datang ke tempat pemotretan.
Mereka melihat megu sedang diarahkan oleh penat gayanya. Megu melihat nakanishi datang bersama 2 orang gadis yang tidak dikenalnya. Ia menyapa ketiganya dengan ramah.


Lalu yamato keluar dari tempat ganti. Yamato keluar dengan memakai jas hitam dan dasi kupu-kupu. Yamato terlihat sangat keren. Yamato salah tingkah melihat orang-orang memperhatikannya. Ia melihat ada mei dkk dan ia mendatangi mereka.
“aku malu sekali” kata Yamato.”aku benar-benar gugup”
Yamato menatap mei yang tersenyum padanya.


Sesi pemotretan pun dimulai. Awal mulanya gaya mereka terlihat professional tapi saat sesi bermain billiard dimulai. Mei jadi cemburu melihat yamato terlihat sangat akrab dengan Megu. Lebih –lebih saat mereka berdua diarahkan menjadi pasangan yang sedang jatuh cinta. Mereka berpegangan tangan.


Mei tak bisa menahan kecemburuannya melihat Megu dan yamato begitu dekat, serasi dan romantic.  Ia merasa mereka begitu sempurna bersama. Mei buru-buru keluar dan menangis diluar studio. Asami melihatnya dan sedikit khawatir tapi ia membiarkan Mei sendiri dulu.
Para editor juga memuji keduanya yang bisa tampil sangat serasi. Mereka heran dengan yamato bisa bekerja bagus seperti itu.


Majalah yang ada foto Yamato dan Megu akhirnya keluar. Asami lalu menunjukkannya pada semuanya.

Nakanishi berkomentar “yamato yang ini dan yang biasanya seperti orang yang berbeda”
“hentikan aku jadi malu” sahut yamato
“tapi kau memang terlihat keren sekali. Ya kan Mei-chan?” Tanya asami
Mei mengangguk “keren sekali”

Yamato langsung senang dipuji Mei. “menurutmu begitu?” tanyanya.
Mei mengangguk lagi.



Aiko datang dan ikut melihat majalah itu

“ehh kerennn… kalau begini Yamato akan segera debut nasional.” Puji aiko
“mei yang kau katakana tadi sungguhan?” Tanya yamato pada mei lagi soal pujian mei tadi.
“ah menyebalkan” gerutu mei klo harus menjawab lagi.

“maaf..” kata yamato “sebenarnya editor majalah itu memintaku untuk menjadi model mereka. “
“benarkah?” Tanya semuanya
“ah.. anggap saja kerja part time jadi kalau mau berhenti pun aku tinggal bilang pada mereka.  Bagus kan?” Tanya yamato sambil melihat mei.
Mei mengangguk “ jarang sekali kesempatan untuk jadi model”
Yamato tersenyum senang ‘kalau begitu aku akan menerimanya.”



Yamato mencari Mei disekolah dan ia melihat mei sedang berjalan dihalaman sekolah.
“mei..” panggil yamato

“eh sudah mau pulang?” Tanya Mei saat melihat yamato sudah membawa tasnya.
“hari ini aku ada pertemuan dengan pihak majalah, maaf aku tidak bisa pulang bersamamu. “ kata yamato.
“tak apa” sahut mei “ganbatte”
“ya. sampai jumpa lagi”yamato pun pergi.


Dirumah Mei menunggu kabar dari yamato sampai malam. lalu ada pesan masuk di Hpnya dari yamato “aku sudah pulang ke rumah” info yamato padanya itu membuat mei tersenyum lega.


Mei sedang menempel pengumuman di papan pengumumam saat ia mendengar ada seorang gadis yang melihat yamato dan megu semalam dinner di Harajuku.  Mei langsung sedih.


Asami dan aiko melihat mei sedang menempel pengumuman. Mereka mendekati mei untuk diajak menukarkan kupon kue yang didapat aiko sepulang sekolah tapi mereka berdua terkejut melihat Mei sedang menangis.

“mei-chan, kau kenapa?” Tanya asami
“tidak apa-apa” sahut mei
“lalu kenapa kau menangis?” Tanya asami lagi
“sungguh tak apa-apa” jawab mei lagi.


Aiko yang blak-blakan orangnya jadi kesal mei tidak jujur pada mereka. Ia pun menarik tangan mei agar melihat ke arah mereka berdua.

“kalau begitu jangan pasang tampang sedih seperti itu” kata Aiko keras.
“aiko-chan..” asami melarang aiko jangan terbawa emosi.

“mei-chan aku minta maaf” ucap asami “setelah pemotretan waktu itu aku mengkhawatirkanmu. Kau menangis kan? Waktu itu aku terkejut sampai tak berani melakukan apa-apa. Kau pasti menderita menangis sendirian.” Asami lalu memeluk mei “beritahu kami kalau kau tidak keberatan. “

“aku membayangkan gadis seperti megumi-san lebih pantas untuk yamato.” Kata mei lirih
Mereka bertiga lalu bicara ditempat yang agak sepi. 


Mei lalu mulai menumpahan perasaannya pada teman-temannya.

“aku tahu sebagai model dia akan puna banyak penggemar.  Tapi melihat mereka berdua, aku jadi tidak bisa percaya padanya. Meski pun aku tau mereka hanya mengambil gambar, aku tetap berpikiran bodoh. Pikiran bodoh yang tidak terkendali. Kemudian aku menjadi sakit. Memikirkannya saja membuatku merasa kalah. Apa gadis lain juga akan berpikir seperti ini? kemudia aku merasa bahwa aku masih belum cukup baik. Yamato masih mengirimiku pesan, aku harusnya mempercayainya.”

“aku juga sering berpikir begitu kok. Mengkhawatirkan segalanya sendirian, lama-lama kau akan tertelan oleh beban dihatimu. “ ucap asami menenangkan mei.

“aku sih tidak berpikiran bodoh. Aku sudah berkali-kali dicampakkan oleh pacarku.” Kata aiko

“bukan begitu maksudku” sahut Asami

“tapi menurutku khawatir bukanlah hal yang buruk. Anggap saja sebagai dinding yang harus kau lewati untuk sampai tahap selanjutnya. Melewati dinding itu adalah bukti bahwa kau membuat kemajuan. Tapi masalah pribadi harus diselesaikan secara pribadi pula. Seperti kau tidak akan bisa maju tanpa menggunakan kakimu sendiri. Mendengar gossip seperti itu apa perasaan sukamu padanya akan berubah?” Aiko ikut bicara.

“tidak” sahut Mei
“kalau begitu beritahu dia apa yang kau pikirkan. Pantas atau tidak (menjadi pacar yamato) biar yamato yang memutuskan” lanjut aiko sambil duduk disebelah Mei “ tidak ada bedanya antara perasaan baik dan buruk dalam menyukai seseorang”
“itu benar mei” sahut asami setuju dengan pendapat Aiko..


Pagi hari saat Mei akan ke kelasnya, ia mendengar sebuah gossip lagi. kali ini tentang blog Megu yang  menulis kalau ada seseorang yang sedang berkencan dengannya. Di blog megu ada foto megu yang sepertinya diambil oleh orang yang lebih tinggi dari megu (yamato?). Mei jadi tambah panas hatinya.



Mei segera berlari pergi dengan sedihnya. Dijalan ia bertemu dengan Kai. Saat kai akan menyapanya, mei berlari pergi begitu saja. Mei memutuskan pulang ke rumahnya.

Aiko dan Masashi yang sedang dilantai melihat Mei yang buru-buru pergi .  


Aiko jadi tidak sabar saat ia bertemu yamato ia segera memanggilnya.

“yamato”
“oh syukurlah kau disini, apa kau melihat mei-chan” Tanya yamato
Aiko berjalan melewati yamato dengan dingin “kemari sebentar” ajak Aiko.
Yamatopun mengikuti aiko.



Aiko memperlihatkan foto Megu di blog itu pada yamato “apa kau yang mengambil foto ini?” Tanya Aiko
“iya” sahut yamato
“apa yang kau lakukan berkencan dengannya segalanya.” Tanya aiko
“aku hanya membantunya mengambil foto” bantah yamato “kami kadang pergi makan malam selesai kerja”

“tapi dia (mei) benar-benar terkejut” kata aiko
“tapi tidak ada apa-apa antara aku dan Megu” jawab yamato
“hah? Megu?” aiko kesal, yamato bisa seakrab itu memanggil megumi.

“kami hanya berteman baik. “ kata yamato menjelaskan.
“tidak ada gunanya memberitahuku, beritahukan pada mei. Dia tidak tahu.  Dia orang yang lamban kau berharap terlalu banyak darinya. Kau orang yang terlalu baik. Kau membuat pacarmu merasa tidak nyaman. Lebih baik kau membedakan antara kebaikan yang kau tunjukkan padanya dan orang lain ” kata aiko dengan marah.

Yamato tertunduk tak mengira semua jadi kacau seperti ini.
“barusan dia pulang sendirian.” Kata aiko memberitahu yamato.
Cowok itupun segera berlari untuk menyusul mei.


Mei pulang dengan langkah pelan menyusuri jalanan.
Mei memperhatikan langkah-langkah kakinya.
Mei teringat ucapan temannya “seperti kau tidak akan bisa maju tanpa menggunakann kakimu sendiri. “

“ aku harus berjalan dengan kakiku sendiri” gumam mei. Ia menoleh kebelakang dan taka da seorangpun yang mengikutinya.

“sejak kapan aku jadi selemah ini?” batin mei “apa aku seperti ini sebelumnya? Aku seperti ini setelah bertemu yamato. Bertemu yamato dan yang lain. Aku mulai merasa tidak nyaman dan kecil setelah mengenal banyak orang. Tapi apa aku bisa melarikan diri? Bisakah aku melarikan diri dari sisi yamato?”

Mei memikirkannya. Tiba-tiba mei berbalik arah kejalan yang telah dilewatinya tadi. Mei berlari secepatnya.


Masashi melihat mei kembali lagi ke sekolah. Ia menduga ada barang mei yang ketinggalan disekolah.

Mei terus berlari mencari yamato dilorong sekolahan, dan kelas-kelas tapi ia tak menemukan yamato. 

Mei mencari kehalaman sekolah dan ia melihat yamato ada didepannya sedang berjalan sendirian. Yamato saat itu juga sedang berbalik melihat kebelakang dan melihat ada mei. Keduanya segera berlari mendekat.


Sampai didepan yamato mei langsung menarik dasi panjang yamato agar yamato menunduk dan mei pun mencium yamato.

Yamato kaget, mei mau berinisiatif menciumnya sendiri. Mereka berciuman lama.
“ini ciuman pertama kita yang sesungguhnya” ucap mei pelan setelah melepaskan ciuman yamato “kau pernah bertanya apa aku menyukaimu kan? Saat itu aku tak bisa menjawabnya. Tapi sekarang aku yakin dengan jawabanku. “

Mei menatap yamato yang juga sedang menatapnya “aku menyukaimu…. Jangan tinggalkan aku”


Yamato menatap Mei “ maaf aku membuatmu khawatir. Tidak ada apa-apa antara aku dan Megu dan aku benar-benar menyukaimu”

Mei menangis bahagia dan memeluk yamato
“mei…. Syukurlah” yamato memeluk mei dengan erat dan mengusap kepala mei.
Dari jauh Aiko dan masashi tersenyum lega melihat keduanya kembali bersama.


Yamato dan megu melakukan pemotretan bersama di tempat bermain carrousel. Saat istirahat yamato berbicara dengan Megu
“megu ini pemotretan terakhirku. “ ucap yamato
“sayang sekali” megu kecewa.

“saat ini aku ingin memfokuskan diri pada hal yang lebih penting. “
“sayang” sahut megu.
Yamato tersenyum “lagipula aku tida cocok…”
“kami akan menerimamu kembali kapanku” serobot megu menghentikan ucapan yamato. “apa hayashida-san belum bilang padamu?”

“sudah” sahut yamato
Megu tersenyum. Lalu seseorang memanggil megu untu ke sesi pemmotretan selanjutnya.


Megu termenung seorang diri diatas carrousel yang sedang tidak jalan. seorang editor majalan mendekatinya.

“bukankah lebih baik memberitahukan perasaanmu padanya?” kata wanita itu pada megumi.

“aku…. Meskipun beberapa orang mengatakan ‘aku menyukaimu’ pada orang yang mereka sukai. Tapi saat berhadapan dengan orang yang aku sukai, aku mendadak kosong. Kalau aku bilang ‘au menyukaimu’ sepertinya akan ada sesuatu yang berakhir. “  Megu menjelaskan alasannya tidak menyatakan perasaannya pada yamato.


Aiko dan masashi memberitahu Asami dan nakanishi klo yamato berhenti menjadi model.
“berhenti menjadi model!” seru keduanya kaget.
“sepertinya begitu” sahut aiko
“ah menurutku sayang sekali” gumam asami.
Aiko jadi marah” hei asami”

“memangnya kenapa? Foto-foto yamato kan keren” kata asami.
“dia menyadari sesuatu yang jauh lebih penting bukan?” sahut masashi melihat keluar jendela. Semuanya ikut melihat keluar jendela.


Mereka berdua melihat yamato dan mei berjalan bergandengan tangan dengan bahagianya. Mereka tersenyum semua.
Dari jauh kai juga memperhatikan keduanya.


Mei dan yamato berjalan pulang bersama.
“kau benar-benar berhenti jadi model majalah?” tanyya Mei.
“ah kau lamban (mengetahuinya) sekali mei”
“tapi kau tidak perlu sampai berhenti” kata Mei

“senyummu adalah hal yang paling penting bagiku.” Ucap yamato tersenyum pada mei
“tapi apa yang bisa aku lakukan untukmu? Aku hanya terus-terusan menerima” Tanya Mei.
“kalau begitu katakana “aku mencintaimu” “ kata yamato menghentikan langkah mereka.  Mereka saling menatap . “selama kau mengatakannya aku tidak akan pernah takut.”
Mei tersenyum menatap cowoknya “yamato, aku mencintaimu”

Yamato tersenyum mendengarnya. Mereka saling menatap dan merekapun berciuman sebelum mereka melanjutkan langkah mereka lagi.


link download
http://www.ganool.ca/say-i-love-you-2014-bluray-720p-ganool#more-24070

link terjemahan indonesia
http://subscene.com/subtitles/say-i-love-you



*** TAMAT  ***



13 komentar:

  1. dari awal sampai akhir banyak adegan kiss, swah keponakan sy yg masi smp gk boleh nonton film ini
    anak remaja jepang agak berani yaa,meskipun begitu ceritanya sederhana dan manis
    makasi mba udah buat sinopsisnya

    BalasHapus
  2. Sederhana tapi menarik :)

    BalasHapus
  3. Megumi....istri virtualnya key ya di wgm.brhrp ada lanjutannya.....

    BalasHapus
  4. Manis & ga ribt dg sinop yg pnjang. Dtunggu lgi yaaaa

    BalasHapus
  5. Aha sesuatu banget.penulis terimksih......sudah berpayah payah nulis sinop ini

    BalasHapus
  6. Simple tp manis �� suka....
    Thanx U mbak...

    BalasHapus
  7. ahhh aku suka aku suka ^^
    sweet mereka berdua, kasia kkai sama megu tapi yah gimna lagi..makasih yah udah dibikinin sinopsisnya ^^

    BalasHapus
  8. Cerita yg manis...tp buat anak2 sklh sptx blm boleh nonton ni...terlalu wow...hehehe...
    Thx sinopsisx mb Eunike 😊

    BalasHapus
  9. minna.. arigatou buat komennya. gomen tdk bisa menjawab satu persatu.

    BalasHapus
  10. biasanya klo nont drakor,nunggu scene kisseu bisa smpe 7episod,,dsini dari awal smpe akhir,,plus plus pula,,tpi terlepas dari itu,ada nilai moralnya jg sih,, soal bully2an,, pd,,trima psangan msg2,,n ktulusan,,so its still cute! arigatou! domo arigatou!

    BalasHapus
  11. Hihi banyak adegan kissu.. Tp bagus alur critanya, dan trimaksh kak udah kerja keras untuk buat sinopsis.a.
    Ganbatte untuk kerya selanjut a😘🙌😁👍

    BalasHapus